II: Bikini di Puteri Indonesia 09?
(abis minum obat TA flu, tidur semalam, kayaknya gue mendingan)
Sebenarnya gue memimpikan format acara pemilihan Puteri Indonesia meniru format acara yang digunakan di ajang Miss Universe di TV. Acara berlangsung singkat, cepat namun menarik, cukup menegangkan dan gak membosankan.
Berlangsung cepat, singkat, karena langsung ke sasaran. Pembacaan finalis, langsung ke babak penilaian kebugaran dan catwalk, dengan penggunaan pakaian renang. Pembacaan finalis 10 besar, langsung ke babak penilaian keanggunan dan kepribadian, dengan penggunaan gaun malam (yang dipilih sendiri oleh peserta, meski ada sponsor). Pembacaan finalis akhir, langsung ke babak penilaian kemampuan berpikir cepat, dengan pertanyaan akhir juri.
(Sebagai pembanding, acara pemilihan PI, untuk menentukan finalis, semua babak yang dilalui adalah babak tanya dan jawab, yang beberapa pertanyaan terlalu teoritis/hafalan)
About the bikini/swimsuit? O nooo. Yup, I absolutely agree. Di Indonesia, pertunjukan demikian sangat tabu, apalagi di depan publik. Dan, gue yakin sampai gue udah gak berumur-pun, peristiwa ini gak akan terjadi di Indonesia. Gue 100% maklum dan juga tidak membenarkan pemakaian bikini di TV.
Tapi, gue ada ide (ingat cuma ide lo), karena menurut gue, kebugaran fisik sekaligus catwalk calon PI harus dinilai, paling tidak disetujui oleh seluruh penonton bahwa PI mereka adalah yang terbugar. Ide itu adalah (mungkin) dengan penggunaan pakaian senam sebagai pengganti pakaian renang. Pakaian senam yang menutupi seluruh tubuh, mulai dari leher hingga tumit, dengan tetap pakai high heel dong wkwkwkw…. Bisa dibayangkan maksimum seperti pakaian catwoman-nya Michelle Pfeiffer kalee ya…bukan catwoman-nya Halle Berry.
Apa idenya diterima?
About this entry
You’re currently reading “II: Bikini di Puteri Indonesia 09?,” an entry on Gaunku
- Telah Diterbitkan:
- 13/09/2009 / 19:33
- Kategori:
- woman
- Kaitkata:
No comments yet
Langsung ke formulir komentar | comment rss [?] | trackback uri [?]